Look further than those who do not want to do it
Apakah yang kamu lihat? Seorang ibu yang sedang merapikan pakaian anaknya, yup that's right but bukan itu pointnya guys. Aku sangat suka sekali jalan-jalan, sesekali sepulang bekerja aku akan sempatin untuk berkeliling kota, sesekali maka aku akan melihat pemandangan yang seperti itu, anak-anak penjual koran, para peminta-minta atau malahan mereka yang terlantar dijalanan. Melihat mereka saya hanya bisa berkata, " Kasihan yah, :-( sesekali saya mengelus dada saya dan sungguh saya tidak dapat melihatnya." Bagaimana mungkin mereka bisa bertahan hidup dengan kondisi mereka yang seperti itu ?Bagaimana mereka tidur? bahkan bagaimana mereka makan? Adakah hal yang dapat saya lakukan bagi mereka? Hal kecil bagi kebanyakan orang tapi buat mereka itu sangatlah besar, berapa rupiah saat ini uang yang ada dikantongmu? Makanan apa saja yang sudah kamu makan dan barang apa saja yang sudah kamu beli? Apakah pernah kamu memikirkan hal itu atau kamu malah tidak mau tahu dan memilih untuk tetap tinggal dalam zona kamu sendiri, nikmatin yang kamu punya sendiri tanpa mau tahu dengan mereka? Aku terbatas, aku bukannya orang yang berkelimpahan harta, aku juga bukan orang yang terkenal tapi aku mau mengasihi mereka dalam arti ingin berbagi dengan mereka dan ingin duduk disebelah mereka, dan ketika mereka ingin bercerita dan menuangkan isi hati atau mungkin mereka ingin bersandar dibahuku aku ada. Memberi mereka makan, walau aku sendiri sangat lah pas pasan tapi itu cukup bagiku, aku menilai hidup sebagai pemberian dan apapun yang aku dapatkan adalah pemberian dari Tuhan. dan DIA selalu memberikan ku berkat kasihNya yang tak pernah berkesudahan.
Berbagi itu tidak harus menunggu kamu sampai berkelimpahan harta, or tunggu kaya dulu deh baru memberi. Nothing! Justru di Alkitab sendiri di bilang seorang janda yang memberikan semua dari apa yang dia miliki, dan yang Tuhan liat juga bukan harta kita atau seberapa banyak yang kita beri tapi hatimu karena dimana hatimu berada disitu harta mu berada. Open eyes guys! Lakukan hal yang berarti, " try to learn something about everything and everything about something."
Ketika aku mengunjungi panti, tahu apa yang aku dapatkan? Kekuatan baru dan semangat!! Yup, anak-anak di panti memberikan ku cermin bagaimana aku harus menjadi kuat dan tidak banyak menuntut hidup. Menikmati hidup yang aku punya dan membagikan kasih itu. Bagaimana mungkin aku berkata betapa sedihnya hidupku atau betapa miskinnya diriku ini? Bapa saja mengatakan bahwa kejadianku ajaib dan aku begitu berharga dan aku memandang semua manusia begitu tidak perduli dia kaya ataumiskin, dia siapa atau aku siapa.
Mengasihi bukan masalah siapa yang kamu kasihi, memberi bukan seberapa banyak yang kamu miliki untuk kamu bisa berikan, menolong tidak menunggu atau harus yang dikenal dulu, bukan! Itu semua berbicara siapa dirimu dan apa langkahmu.
Oh, aku sedang mencoba menulis saja dan bukan bermaksud untuk menggurui karena aku juga sedang belajar tapi aku hanya ingin kita tahu bahwa diluar sana merek amenunggu uluran tangan kita dan akan kah kita peka?
Warm regards,
^_^
Berbagi itu tidak harus menunggu kamu sampai berkelimpahan harta, or tunggu kaya dulu deh baru memberi. Nothing! Justru di Alkitab sendiri di bilang seorang janda yang memberikan semua dari apa yang dia miliki, dan yang Tuhan liat juga bukan harta kita atau seberapa banyak yang kita beri tapi hatimu karena dimana hatimu berada disitu harta mu berada. Open eyes guys! Lakukan hal yang berarti, " try to learn something about everything and everything about something."
Ketika aku mengunjungi panti, tahu apa yang aku dapatkan? Kekuatan baru dan semangat!! Yup, anak-anak di panti memberikan ku cermin bagaimana aku harus menjadi kuat dan tidak banyak menuntut hidup. Menikmati hidup yang aku punya dan membagikan kasih itu. Bagaimana mungkin aku berkata betapa sedihnya hidupku atau betapa miskinnya diriku ini? Bapa saja mengatakan bahwa kejadianku ajaib dan aku begitu berharga dan aku memandang semua manusia begitu tidak perduli dia kaya ataumiskin, dia siapa atau aku siapa.
Mengasihi bukan masalah siapa yang kamu kasihi, memberi bukan seberapa banyak yang kamu miliki untuk kamu bisa berikan, menolong tidak menunggu atau harus yang dikenal dulu, bukan! Itu semua berbicara siapa dirimu dan apa langkahmu.
Oh, aku sedang mencoba menulis saja dan bukan bermaksud untuk menggurui karena aku juga sedang belajar tapi aku hanya ingin kita tahu bahwa diluar sana merek amenunggu uluran tangan kita dan akan kah kita peka?
Warm regards,
^_^

Komentar
Posting Komentar