Apapun yang terjadi di dalam hidupku tetap ku berkata Tuhan Yesus baik

05 JULI 2015, 02:31 PM Ini sudah hari ke tujuh sebenarnya aku sakit, dokterku bilang bahwa aku terkena gejala typhus dan beberapa kali dokter menyarankan agar aku di rawat tapi aku tidak mau. Karena aku tidak ingin sama sekali di rawat apalagi harus mengenakan infus, sampai dokter memberikanku ultimatum karena jangan sampai menunggu lama takutnya usus ku akan luka, itu kata dokter Marina. Hari ini minggu Juli 5th, 2015 aku begitu bersemangat ke PICF dan pagi sebelum berangkat aku minta pada Tuhan kekuatan setidaknya sampai aku selesai ibadah, ternyata tubuhku tidak merespon karena memang kondisiku yang mengharuskan aku sebenarnya untuk istirahat full. Selama sakit aku banyak sekali berpikir, ada hal yang positive dan ada juga yang negative. Ketika aku menemukan harapan dan memandang Yesus aku bisa berpikir bahwa aku akan baik-baik saja dan Tuhan akan menyembuhkanku. Namun di lain sisi aku sudah memikirkan hal lain, "bahwa aku akan di rawat, bahwa aku ternyata memiliki penyakit lain yang berbahaya dan dapat membunuhku sperti mamaku dan lain sebagainya." Yah, itulah sebenarnya yang di lakukan si iblis dalam keadaan kita yang lemah dia akan berusaha mengintimidasi dan meracuni pikiran kita dengan kebohongan sehingga kita tidak memiliki harapan lagi. Aku hanya kena gejala typhus tapi iblis telah meracuni pikiranku dengan hal-hal lain dan itu mematahkan semangatku untuk sembuh. Dan hal itu juga membuat aku tidak dapat melihat kuasa Tuhan lagi dan itu membuat Tuhan jadi terhalang oleh keraguanku "doubt." Memang terasa sulit untuk terus bisa mempertahankan kepercayaan kita pada Tuhan terutama saat kondisi kita lemah dan keadaan begitu menjepit kita, maka biasanya jalan satu-satunya yang akan kita ambil adalah menyerah dan putus asa. Padahal kalau kita tahu sebenarnya justru itulah yang iblis mau, agar kita putus asa dan mengakhirinya. Inget pekerjaan iblis apa;mencuri, membunuh dan membinasakan. Dia (iblis) tentunya ngga ingin melihat anak-anak Tuhan yang tetap memiliki iman pada Tuhan Yesus walaupun keadaannya sekarat sekalipun, untuk tetap percaya pada-Nya. Sekarang mungkin Tuhan sedang ijinkan keadaanku seperti ini, sakit, lemah dan mungkin juga akan kehilangan pekerjaanku tapi yang Tuhan mau lihat dari semua itu bukanlah sungut-sungutku melainkan responku pada Tuhan. Jika aku selalu dapat mengatakan bahwa Tuhan Yesus baik hanya pada saat keadaan ku baik maka aku sama sekali nothing! Aku teringat pada Ayub, yang tetap percaya dan menyembah Tuhan walau semua di ambil dari padanya. Sedangkan aku tidak semua yang Tuhan ambil, ini hanya bagian kecil seperti tes yang Tuhan kasih untuk aku naik level dan tetap mempermuliakan Tuhan. Kalau Ayub saja masih bisa memuji Tuhan dengan keadaannya seperti itu masakan aku tidak? Aku tidak akan bisa pernah melihat kemuliaan Tuhan dan kuasa-Nya kalau aku hanya berdiam pada zona nyamanku saja. Merespon panggilan Tuhan dalam hidupku artinya aku harus menerima apapun kemungkinan yang akan terjadi padaku. Sama halnya seperti paulus yang mengalami perjumpaan dengan Tuhan, hidupnya telah di ubahkan Tuhan dan dia hanya ingin hidup untuk melayani Tuhan dan aku sangat suka dengan apa yang paulus katakan, "Hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan bagiku." Dalam hal ini mati berarti akan bertemu dengan Tuhan Yesus :) Tuhan Yesus sudah menyelamatkanku saat Dia di kayu salib, Tuhan Yesus bahkan bangkit dan naik ke surga menyediakan tempat bagiku (bagi kita yang percaya) agar suatu saat Tuhan Yesus kembali kita akan siap menjadi mempelai-Nya. Aku selalu ingin menjadi seorang penulis, dan aku selalu suka saat aku harus menceritakan tentang kebaikan Tuhan Yesus dalam hidupku. Ini bukan saatnya aku harus mengasihani diriku sendiri dan kalah dengan keadaanku, "keadaan bukanlah hal yang menentukan nasib kita" ini yang Ps Ricky selalu katakan. Tuhan akan bekerja jika kita memiliki Iman dan Percaya! Roh kudus akan hadir untuk menghibur kita asal kita mengundangnya, kita hanya akan dapat melihat kuasa Tuhan nyata dalam hidup kita kalau kita mau menyerahkan otoritas penuh pada Tuhan untuk pimpin hidup kita. I won't stop now!! I know i can't but God can, i know that i am limit but God is bigger than other, i may be small, weak, sick-person but my God is bigger than those all. Faith means trust the Lord wholeheartdly. Masih dalam keadaan sakit aku menulis untuk kamu yang juga mungkin sedang mengalami hal yang sama denganku, agar tetap berpengharapan dalam Kristus Yesus yang akan menyelamatkan kita.

"Iyah, hanya Tuhan Yesuslah yang hanya dapat menyembuhkan dan menyelamatkan kita."

Jangan putus asa yah!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

He is AMAZING

Cinta itu sebuah kata, sebuah rasa yang sa