Belajar bersyukur
Yup, ini dia yang aku namakan, "Anak jalanan", anak jalanan yang patut diperhatikan.
Maaf banget yah dek, ternyata kakak gak cukup kuat bahkan keseringan mengeluh. kakak juga pernah gak makan tapi kakak yakin kalau kalian lebih sulit lagi diluaran sana untuk mendapatkan makanan, kada pas hujan turun rumah kakak sering bocor dan menjadi basah karena atapnya sudah bocor dan itu kadang buat kakak kesal karena tidak bisa tidur nyenyak dan nyaman, namun seharusnya kakak tahu bahwa kalian kalian lebih sulit lagi, harus tidur dari satu tempat ke tempat lain dan saat malam datang kalian akan sangat kedinginan ataupun saat siang hari kalian akan begitu kepanasan. Kakak pernahtidak punya uangm namun kalian untuk mendapatkan seribu rupiah harus keliling di tiap lampu merah dan dibawah teriknya matahari, berlari dari satu jalan ke jalan yang lain hanya untuk meminta belas kasihan dari orang lain. kalian juga harus meyakinkan orang lain bahwa kalian belum makan dan sedang membutuhkan tempat untuk berteduh.
Terkadang justru kakak tidak belajar dari hidup kakak sendiri, ini dari hidup adalah "Bersyukur", kakak juga buat judul Blog kakak ini, " Hidup Bahagia Itu Sederhana " karena itu memang benar. Tidak usah mewah atau harus berusaha keras hanya untuk menjadi kaya lalu menghabiskannya dalam sekejab.Tahu apa yang paling berharga dalam hidup ini? Ialah WAKTU. bagaimana bisa kakak berkata, "I'm so poor, or I'm so sad!?". Sementara kalian masih dapat menari di tengah hujan yang turun dan tertawa di bawah teriknya matahari. Karena itulah hidup, tidak peduli seberapa kerasnya pasti akan selalu ada pleangi yang menghiasi setelah itu. seperti salah satu lagu "Seperti pelangi sehabis hujan", that's right.
Tuhan selalu punya cara dan karya Nya di ukir indah. Memang kadang hati ini keras dan ingin tahu segera kapan Tuhan akan mengubahnya? kalian juga mungkin berkata, " Tuhan, lebih baik mati daripada terlahir seperti ini!." Hey, tidak tahukah bahwa begitu banyak yang ingin terlahir ke dunia ini namun hanya satu yang terpilih yaitu kita. Keadaan bukanlah suatu alasan kita terlahir ke dunia ini. Kakak belajar, bahkan sampai saat ini justru, dari kalianlah mata kakak terbuka dan kakak banyak belajar.
Hidup ini akan terlihat indah dan kakak akan bisa menimatinya ketika kakak bisa mengucap syukur, maka kakak tidak aakn pernah merasa kurang. Jika harus mengeluh dan inginkan kehidupan seperti orang lain miliki maka kapan kakak akan rasakan kehidupan kakak yang sebenarnya? Dan bagaimana mungkin nanti kakak dapat bercerita pada anak-anak kakak tentang kehidupan kakak, bagaimana kakak bisa membagi kisah luarbiasa dalam hidup kakak pada generasi kakak kalau kakak sendiri tidak menyukai kehidupan kakak yang sekarang?
Tersenyumlah dan kehidupan maka semua akan baik-baik saja.
Diberkati melihat photo ini, dimanapun kedua anak ini berada semoga ada berkat Tuhan yang melimpah dan orang-orang yang mengasihi mereka. Lantas kita, apa masih mau mengeluh?
Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan ini, semoga diberkati ^_^
Salamku,
Lc
Komentar
Posting Komentar