Mencintai Tanpa Syarat

Kembali saya mengangkat cerita dari kak Poppy, sebelumnya cukup bergumul juga untuk menanyakan apakah saya boleh share photo mereka dan membuat sebuah cerita. Saya begitu tertarik dan mereka mengispirasi saya untuk menulis dan juga cerita yang KakPop share selalu memberkati saya dan terkadang membuat saya merasa iri, sedikit, iyah sedikit saja. Wah KakPop begitu beruntung sekali mendapatkan seorang pria yang bukan hanya baik tapi BERINTEGRITAS dan penyayang, itu adalah harapan semua wanita tentunya termasuklah saya didalamnya.

Bagaimana sih caranya membangun sebuah hubungan? Hubungan yang baik itu bukan karena tidak adanya sebuah gesekan atau permasalahan didalamnya, bukan juga hubungan yang selalu berjalan dengan mulus seperti yang kakPop pernah share bahwa rumah tangga mereka juga pernah mengalami yang namanya permasahalan, dan ada kalanya kita lelah dan ingin menyerah namun justru dalam situasi itu yang membuat saya merasa wow adalah sikap dari Pak John yang menanggapi dan berdiri pada komitmennya. Bahwa pernikahan itu adalah hidupnya dan yang harus Ia perjuangkan. Itu tidak mudah, malahan sempat tersirat dipikiranku bahwa pria itu sama saja, apa mungkin karena gambaran pria dipikiran saya sudah rusak yah makanya saya merasa bahwa pria itu sama saja. Ada sebuah kutipan yang berkata seperti ini, "A bitter woman says, All men are the same. A wise woman decides to stop choosing the same type of men." Membaca kutipan itu membuat mata saya terbuka dan kembali berpikir bahwa benar, kepahitan yang membuat saya menjadi buta dan menganggap semuanya sama saja tapi sebagai wanita yang bijak seharusnya saya bisa berpikir bahwa tidak semua pria seperti itu dan tentunya saya tidak harus mencari pria yang sama agar tidak mengalami luka yang sama (wait, sebenernya kepahitan itu tidak karena kecewa dengan pacar saja tapi gambaran pria yang rusak bisa terjadi dari Ayah kita, teman dan juga cerita yang kita dengarkan). 


Melihat gambar ini saja saya sudah bisa membayangkan kebahagiaan yang mereka rasakan, senyuman tulus yang terpancar dari raut wajah mereka sungguh membuat pasangan ini masuk dalam kategori 'Pasangan yang romantis' dalam versi saya tentunya, dan saya yakin pembaca juga setuju. Terkadang saya berpikir bahwa apakah saya nanti juga akan mendapatkan pasangan hidup yang seperti itu? Yang memperlakukan saya seperti seorang wanita yang paling beruntung didunia ini karena memiliki dia? Itu sempat terpikirkan oleh saya dan we would see. Untuk bahagia itu sederhana, sederhana sekali namun justru sulit untuk dipraktekkan. Berapa banyak pasangan yang menuntut agar pasangannya terlihat ini dan terlihat itu? Berapa banyak pasangan yang masih egois dan memikirkan dirinya sendiri tanpa mau berkorban? Berapa banyak pasangan yang hanya mau dilayani tanpa mau melayani? Itu yang membatasi sebuah hubungan & tidak berjalan dengan baik, yah karena adanya faktor-faktor tersebut. Cinta sendiri akan terus tumbuh kalau kita sudah ambil komitmen untuk bisa sayang pada satu orang, kenapa terkadang perceraian terjadi? Banyak alasan mengatakan bahwa sudah tidak ada lagi keserasian yap tidak adanya kecocokan, nah lantas awal bertemu gimana? Terus, selama bersama apa saja yang sudah dilakukan sampai bisa memutuskan untuk berpisah dan mengatakan bahwa tidak ada lagi kecocokan? Itu bukanlah alasan yang masuk akal sih menurut saya karena bukan itu alasannya. Kembali lagi ke cerita KakPop yang saya baca di wall facebooknya yang berkata, bahwa masalah juga menghampiri rumah tangga mereka dan sudah sampai pada titik lelah dan hampir menyerah tapi karena adanya dorongan dari pasangan kita untuk tetap mau membangun dan mempertahankan rumah tangganya dan dia tahu bahwa pernikahannya adalah hidupnya yang harus dia perjuangkan makanya mereka kuat, hubungan mereka kuat dan mereka adalah pasangan yang saling melengkapi satu dengan yang lainnya. Bukankah itu indah, bukankah sebagai sepasang kekasih kita sudah seharusnya menjadi penolong  bagi pasangan kita, sebagai tangan kanan disaat tangan kirinya sudah tidak kuat memegang, dan menjadi kaki disaat dia hampir kehilangan arah, sebagai sandaran disaat dia merasa lelah dan butuh seseorang yang mengerti dia, menjadi telinga untuk mendengarkan ceritanya bukankah seharusnya kita menjadi penolong bagi pasangan kita? Ada kalanya hubungan itu akan surut, eits maksudnya adalah adanya masalah dan itu bukan berarti karena sudah tidak cocok lantas berpisah, justru bagaimana respon kita mengahdapi saat masalah itu datang, bagaimana janji awal kita saat kita memutuskan untuk hidup bersama dengan pasangan kita. Kalau yang dicari hanyalah kemewahan, kesenangan, dan tidak mau menerima kesukaran maka pondasi kita tidak akan kuat saat masalah menerpa hubungan kita dan itu kenapa kita memilih mundur dan memutus hubungan. Kekayaan dan kebahagiaan adalah bonus yang Tuhan kasih pada kita. Ini tidak semudah saat kita berbicara tentu saya juga tahu bagian itu tapi yang terpenting apakah kamu MAU melakukannya? 

Saya banyak membaca buku khususnya yang saya sukai karya dari Xavier Quentin Pranata yang diterbitkan oleh Andi dan ada satu cerita menarik dari bukunya yang saya baca dan itu membuat saya merasa bahwa cinta itu luar biasa sekali, dan kita tidak akan pernah tahu hal apa yang akan diberikan cinta saat cinta sudah berbicara. 
Ada sebuah keluarga besar. kakek dan nenek mereka merupakan pasangan suami istri yang serasi dan harmonis satu sama lain. Suatu hari, saat berkumpul bersama, si cucu bertanya kepada mereka berdua, "Kakek, nenek, tolong beri tahu kami resep akur  dan cara kakek dan nenek mempertahankan cinta selama ini agar kami yang muda bisa belajar."
Mendengar pertanyaan itu, sesaat kakek dan nenek beradu pandang dan saling melempar senyum dan mulai untuk menceritakan kisah mereka. "Ini pengalaman kakek dan nenek yang tak mungkin terlupakan dan rasanya perlu kalian dengar dengan baik. Suatu hari, kami berdua terlibat obrolan tentang sebuah artikel di majalah berjudul Bagaimana Memperkuat Tali Pernikahan. Di sana dituliskan, masing-masing dari kita dimita mencatat hal-hal yang kurang disukai dari pasangan kita. Kemudian, dibahas cara untuk mengubahnya agartali pernikahan bisa lebih kuat dan bahagia. Nah, malam itu, kami sepakat berpisah kamar dan mencatat apa saja yang tidak disukai. Esoknya, selesai sarapan, nenek memulai lebih dulu membacakan daftar dosa kakekmu sepanjang kurang lebih tiga halaman. Kalau dipikir-pikir, ternyata banyak juga dan herannya lagi, sebegitu banyak yang tidak disukai, tetapi tetap saja kakek kalian menjadi suami tercinta nenekmu ini. kata kakek sambil tertawa. Mata tuanya tampak berkaca-kaca mengenangkembali saat itu. lalu nenek melanjutkan, "Nenek membacanya hingga selesai dan kelelahan. Dan, sekarang giliran kakekmu yang melanjutkan bercerita." Dengan suara perlahan, si kakek meneruskan. "Pagi itu kakek membawa kertas juga, tetapi kosong. Kakek tidak mencatat sesuatupun di kertas itu.  Kakek merasa nenekmu adalah wanita yang kakek cintai apa adanya. Kakek tidak ingin mengubahnya sedikit pun. Nenekmu cantik, baik hati, dan mau menikahi kakekmu. Itu sudah lebih dari cukup bagi kakek." Lalu sang nenek segera menimpali, "Nenek sungguh tersentuh oleh pernyataan kakekmu sehingga saat itu tidak ada masalah atau sesuatu apa pun yang cukup besar yang dapat menyebabkan kami bertengkar dan mengurangi perasaan cinta kami berdua." 

Bagaimana, cerita yang menarik sekali bukan. Di situ dikatakan sangat jelas bahwa cinta mengalahakan segalanya. 
Dan ingat bahwa "Kebahagiaan adalah sesuatu yang kita putuskan di awal" bukan sesuatu yang di tentukan oleh keadaan dan akan berubah di saat kita merasa sudah tidak pas, kembali kepada keputusan kita di awal. Resepnya adalah, jangan rubah apa pun yang sudah kita pilih, jangan juga menutup mata hanya karena sebuah persoalan, jangan juga menutup telinga saat kita sedang bertengkar tapi jadilah Penolong dan jadilah pasangan yang saling mengerti satu sama lain maka ketika semua kita jalani bersama itu akan terasa ringan. 
Semoga cerita ini bisa menjadi gambaran yah buat kita semua yang menginginkan hidup bahagia, yang sedang mencari pasangan hidup yang setia, maka itu semua di mulai dari diri kita dulu. Jadilah orang baik, maka Tuhan akan memberikan pasangan yang terbaik namun bukan karena kita baik saja maka kita akan mendapatkan pasangan yang baik tapi, karena Tuhan tahu apa yang terbaik buat kita dan tentunya Tuhan juga telah menyiapkan kita pasangan yang terbaik, tinggal menunggu waktunya Tuhan saja kapan kita siap. Jangan terburu-buru apa lagi memaksakan kehendak kita, sekalipun sepertinya lamaaaaaaa sekali namun janagn putus asa untuk berdoa dan meminta pada Tuhan dan tentunya pakai hikmat yah, bukan berari karena Tuhan sudah bilang bahwa pasangan sudah di sediakan lantas kita tidak melakukan apa-apa, Iman tanpa perbuatan juga mati! 

Senang, akhirnya bisa menulis dan berbagi cerita kepada pembaca (Walaupun sedikit pesimis apakah akan ada yang baca Blog saya ini atau tidak), namun saya ingat kembali bahwa lakukanlah semua dengan tulus dan tidak dengan patah harapan maka kita akan tersenyum dan mengucap syukur saat melihat apa yang Tuhan sudah kerjakan. Thanks juga buat KakPop yang sudah menginjinkanku untuk membagikan photo bahagianya ini ke public, ini adalah photo terbaik yang saya miliki dan tersirat senyuman yang tulus dan cinta yang begitu tulus dari keduanya. Kiranya Tuhan memberkati dan jadilah pasangan yang nantinya akan menjadi teladan bagi kami yang belum memiliki pasangan khususnya saya (Request) dan bagi yang bingung bagaimana harus mempertahankan sbuah hubungan dan teruslah bagikan cerita harmonisnya yah KakPop, itu sangat memberkati bagi setiap pembacanya. Berdoa selalu buat kesehatan dan buat adik kecil Jhetro (Maaf jika salah tulis nama) yang manis. Kelak, saya juga akan membagikan kisah saya sendiri dan saya juga berharap nantinya akan bisa menjadi teladan yang baik, memiliki hubungan yang baik dan sehat, bersama bertumbuh dalam Tuhan dan menjadi saluran berkat. Tuhan Yesus Memberkati ^_^ 

"Salam hangat dari saya dan terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan saya."



Komentar

Postingan populer dari blog ini

He is AMAZING

Apapun yang terjadi di dalam hidupku tetap ku berkata Tuhan Yesus baik

Cinta itu sebuah kata, sebuah rasa yang sa